Autentikasi
Cara mengirim API key, aturan IP whitelist, dan batasan rate limit.
Setiap request ke H2H API wajib terautentikasi.
API key
Kirim API key akses H2H Anda di salah satu header:
x-api-key: YOUR_API_KEYAuthorization: Bearer YOUR_API_KEYJangan mengekspos API key di frontend publik, repo terbuka, atau chat.
Syarat akses
Request diterima jika kondisi berikut terpenuhi:
- Anda sudah memiliki akses H2H yang aktif
- API key valid
- Akun dalam status aktif
- IP pengirim ada di whitelist
- Belum melebihi rate limit
IP whitelist (wajib)
Whitelist IP adalah lapisan keamanan utama.
- Minimal 1 IP aktif harus terdaftar sebelum API bisa dipakai
- Cocokkan dengan IP publik server yang memanggil API
- Format IPv4: alamat exact (
203.0.113.10) atau CIDR (203.0.113.0/24) - IPv6: gunakan exact match
Jika IP ditolak, response mirip:
{
"statusCode": 401,
"message": "IP_NOT_WHITELISTED",
"error": "IP Address: 2402:8780:...."
}Field error menampilkan IP yang dilihat server — itulah yang perlu ditambahkan ke whitelist.
Rate limit
Batas default: 60 request / menit.
Jika terlampaui, API mengembalikan HTTP 429. Tunggu sebentar lalu coba lagi, dan pertimbangkan backoff di client Anda.
Praktik aman
- Simpan key di environment variable / secret manager
- Rotasi key jika bocor (hubungi support untuk regenerate)
- Whitelist hanya IP produksi yang benar-benar dipakai